home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Beranikah Indonesia Eksekusi Mati Warga Australia?

Sabtu, 24 Januari 2015 10:57 by ningcil | 1619 hits
Beranikah Indonesia Eksekusi Mati Warga Australia?
Image source: inilah.com

DREAMERSRADIO.COM - Perdana Menteri Australia Tony Abbot mengirim surat kepada Presiden Jokowi untuk membatalkan hukuman mati dua warga Australia. Apakah Indonesia berani eksekusi?

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR yang membidangi hubungan internasional, Tantowi Yahya, pemerintah melalui Presiden Jokowi harus konsisten terhadap hukum yang berlaku di tanah air. Pelaksanaan eksekusi mati terhadap bandar narkoba tidak boleh terhambat dengan surat tersebut.

"Presiden tidak boleh terpengaruh (surat PM Australia). Terkait pemberlakuan hukuman mati bagi bandar dan pengedar narkoba, Negara-negara sahabat harus mengakui kedaulatan hukum kita," kata Tantowi, kepada INILAHCOM, Jakarta, Senin (19/1/2015).

Ia menegaskan, Presiden Jokowi harus konsisten dengan hukuman mati bagi terdakwa yang sudah mendapat keputusan inkrah.

"Kalau kita mencla mencle berakibat serius bagi pelaksanaan hukum di mata pemerintah Asing," tegas politikus Partai Golkar itu.

Baca juga: Bersiap Pahami Lebih Jauh Dua Program Pengganti UN: Asesmen Kompetensi Minimal dan Survei Bakat!

Diketahui, Perdana Menteri Australia Tony Abbot telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi terkait permintaannya agar dua warganya diselamatkan dari ancaman hukuman mati karena terlibat kasus narkoba dalam kelompok 'Bali Nine'.

"Perdana Menteri telah berkirim surat kepada Presiden (Joko) Widodo," kata Menteri Luar Negeri Australia, Julia Bishop seperti diberitakan AFP, Senin (19/1/2015).

Dua warga negara Australia yang menunggu hukuman mati itu adalah Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Permohonan grasi Myuran Sukumaran telah ditolak oleh Presiden Jokowi pada Desember lalu. Sementara Andrew Chan menunggu hasil permohonan grasinya.

Pada 17 April 2005, 9 warna negara Australia ditangkap di Bali karena berusaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kilogram dari Australia. Mereka adalah Andrew Chan, Myuran Sukumaran, Si Yi Chen, Michael Czugaj, Renae Lawrence, Tach Duc Thanh Nguyen, Matthew Norman, Scott Rush dan Martin Stephens. [rok]

Source:
Komentar
  • HOT !
    Beragam cara dilakukan oleh pemerintah untuk menarik warganya agar mau vaksin. Jika di Indonesia biasanya mendapatkan snack atau makanan ringan maupun bingkisan, beda dengan di wilayah ini yang menawarkan uang tunai....
  • HOT !
    Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah membuka izin umroh bagi jamaah internasional mulai 10 Agustus 2021 mendatang, dengan ketentuan sudah melaksanakan vaksin Covid 19. Dengan catatan, sesuai protokol yang sudah berlaku....
  • HOT !
    Vaksin merupakan salah satu syarat utama agar tidak terpapar Covid 19. Salah satu yang digunakan di Indonesia adalah vaksin AstraZeneca, yang mana ternyata ada peran pemuda tanah air di balik pembuatannya....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : kradmisaki
Cast : penitipan anjing di kenjeran

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)