home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Timbulkan Kecurigaan, Setuju Keseluruhan Amandemen UU 1945 Bisa Rubah Cara Dipilih dan Masa Jabatan Presiden?

Rabu, 16 Oktober 2019 09:48 by reinasoebisono | 1576 hits
Timbulkan Kecurigaan, Setuju Keseluruhan Amandemen UU 1945 Bisa Rubah Cara Dipilih dan Masa Jabatan Presiden?
Image source: Tagar.id

DREAMERS.ID - Pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh pada Minggu (13/10) lalu menghasilkan jika keduanya setuju melakukan amandemen UUD 1945 secara menyeluruh.

"Kedua pemimpin parpol sepakat bahwa amandemen UUD 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh, yang menyangkut tata kelola negara, dan sehubungan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang baik," kata Sekretaris Jenderal NasDem, Johnny G Plate. Namun hal ini menimbulkan pro dan kontra.

Yang berkomentar adalah Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan yang mengingatkan jika rencana amandemen menyeluruh itu bisa menimbulkan kecurigaan. Ia mengatakan amandemen menyeluruh itu agar presiden kembali dipilih oleh MPR. Sehingga perlu momentum untuk mengamandemen seluruh konstitusi.

"Kan musti ada momentum, kalau ada kecurigaan ya sulit, nanti presiden dipilihnya MPR. Nah ini sulit sekali. Mungkin suatu saat tapi saya tidak tahu kapan tapi sekarang ini terbatas saja tidak mudah," ujar Zulkifli melansir Merdeka.

Ada pula wacana lain yaitu amandemen terbatas, namun menurut Zulkifli sulit untuk dilakukan, apalagi untuk amandemen secara menyeluruh. Karena, sulit mendapat persetujuan mayoritas anggota MPR.

"Menurut saya, untuk menyeluruh semua itu sulit, karena kita sudah coba lima tahun. Nanti ini tidak setuju, ini tidak setuju, dua saja tidak setuju ya tidak bisa jalan, karena harus 3/4 ditandatangani," ungkap Zulkifli.

Baca juga: Apa Sih 'Mineral Rare Earth' yang Gencar Dibahas Luhut dan Prabowo?

Johnny G. Plate pun menilai jika amandemen UUD 1945 berpeluang membahas masa jabatan eksekutif mulai dari presiden, gubernur hingga wali kota. Ia mengatakan tidak ada istilah amandemen terbatas tapi harus dilakukan secara menyeluruh.

"Masa jabatan presiden juga berhubungan, nanti perlu didiskusikan semuanya," kata Johnny. "MPR punya kewajiban untuk lakukan pendalaman menyeluruh, bukan sepotong-sepotong,"

Dari sisi Gerindra sendiri, Sekjen Ahmad Muzani mengatakan jika kedua petinggi partai itu hanya ingin amandemen dilakukans ecara hati-hati karena menyangkut sesuatu yang penting untuk kehidupan di masyarakat.

"Kita sudah dengar semua dari pimpinan MPR bahwa kita akan melakukan amandemen itu dengan kecermatan dengan kajian dan masukan yang menyeluruh, komprehensif dari semua pimpinan partai. Semua anggota MPR termasuk dari semua elemen bangsa supaya amandemen ini menyempurnakan atas amandemen yang sebelumnya tersebut," ucapnya.

 

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Park Won Soon yang ditemukan tewas diduga kuat bunuh diri di pegunungan utara Seoul setelah 7 jam pencarian kini makin jadi pembicaraan. Pasalnya, Park sempat dilaporkan atas duhaan kasus pelecehan terhadap sekretarisnya, plus beberapa track record nya dulu....
  • HOT !
    Heboh pemberitaan tentang seorang anak berusia 13 tahun yang meregang nyawa akibat dililit oleh ular sanca, ketika sedang bermain bersama teman temannya, di Kali Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan....
  • HOT !
    Pihak Starbucks Indonesia langsung memecat pegawainya yang melakukan aksi pelecehan seksual terhadap pelanggan, usai videonya viral di media sosial. Kini, mantan pegawai itu telah ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Utara....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : deliaangela
Cast : Im Hyuna, Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Shim Changmin dan member Super Junior

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)