SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Unjuk Rasa Berakhir Ricuh di Manokwari, Jokowi dan Jusuf Kalla Angkat Bicara

Selasa, 20 Agustus 2019 11:47 by manachemvr | 857 hits
Unjuk Rasa Berakhir Ricuh di Manokwari, Jokowi dan Jusuf Kalla Angkat Bicara
imagesource: https://fajar.co.id/2019/03/30/target

DREAMERS.ID - Senin (19/8) kemarin menjadi hari yang menegangkan bagi masyarakat Papua, khususnya Manokwari, Papua Barat. Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh disebabkan oleh penangkapan 43 mahasiswa di Surabaya yang dinilai bersifat diskriminatif.

Tidak ingin kericuhan bertambah parah, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun angkat bicara. Keduanya menghimbau masyarakat Papua agar tidak mudah terprovokasi dan sabar menahan diri atas kejadian yang terjadi di Surabaya Sabtu (17/8) kemarin.

Jokowi mengatakan bahwa ia menyadari adanya dugaan persekusi dan rasisme yang telah menyinggung masyarakat di Papua. Ia pun menambahkan agar masyarakat Papua berbesar hati untuk memaafkan setiap pihak yang dinilai telah melukai hatinya.

"Jadi, saudara-saudaraku. Pace, mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air, yang paling baik adalah saling memaafkan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga memberikan komentar mengenai kerusuhan tersebut. Ia menyesalkan bahwa unjuk rasa yang berakhir ricuh, merugikan seluruh pihak baik masyarakat Papua itu sendiri maupun para pendatang. Kalla menambahkan bahwa para pendatang yang terkena imbas kericuhan merasa sangat khawatir, padahal mereka (pendatang) tidak ada hubungannya dengan masalah ini.

“Mereka (pendatang) khawatir, pastilah. Sejauh yang saya baca, mengikuti, juga tidak ada masalah dengan mereka," ucap Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin.

Baca juga: Taj Mahal Ternyata Punya Kembaran!

Kalla menghimbau agar polisi dan kepala daerah setempat untuk memberikan penjelasan resmi mengenai kejadian yang terjadi di Surabaya secara terbuka. Hal ini diharapkan dapat menangkal berita hoaks yang memunculkan asumsi negatif bagi masyarakat Papua.

"Di Papua itu hanya ingin minta klarifikasi dan minta maaflah. Tapi harus klarifikasi apa yang terjadi karena ini sebuah akibat. Kita perlu saling menghargailah. Tapi juga kalau ada masalah yang serius, yang terjadi kemarin di Surabaya, jelaskan saja secara terbuka apa yang terjadi," lanjut dia.

Unjuk rasa yang berakhir ricuh di Manokwari, Papua diawali dengan aksi massa dengan cara menyebar ke sejumlah ruas jalan sambil membawa beberapa senjata tajam dan spanduk. Situasi semakin memanas ketika massa mulai melemparkan pecahan botol serta merusak beberapa fasilitas warga.

Kantor DPRD Papua Barat juga tidak luput dari serangan ketika sejumlah massa membakar gedung DPRD tersebut. Bukan hanya itu saja, Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII/Kasuari yang datang juga terkena pelemparan oleh massa.

Meski sempat terjadi kerusuhan, sekitar pukul 19.00 WIB (atau pukul 21.00 WIT) situasi keamanan di Manokwari, Papua Barat berangsur kondusif. Aparat keamanan juga masih melakukan penjagaan di sejumlah titik, melansir Kompas

mnc

Komentar
  • HOT !
    Kamis (19/9) lalu terjadi dua kali gempa berkekuatan 6 skala richter dari Laut Jawa. Gempa ini diinformasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berada lebih dari kedalaman 300km yang dinilai tidak biasa....
  • HOT !
    Jika biasanya area apartemen mewah dikelilingi oleh fasilitas dan suasana berkelas dan mahal, lain halnya dengan salah satu area apartemen di kawasan Jakarta Pusat satu ini....
  • HOT !
    Publik tengah dihebohkan dengan polisi Korea Selatan yang dikatakan telah menemukan pelaku kasus pembunuhan paling keji di Negeri Ginseng. Namun pada Kamis (19/9), polisi menyatakan bahwa pria 56 tahun yang diidentifikasi sebagai tersangka utama kasus tersebut membantah terlibat dalam pembunuhan berantai....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AfifahCahyani
Cast : Koo Junhoe & Park Della

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)