SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ada Dugaan Kepolisian Hapus Sidik Jari Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan?

Selasa, 25 Juni 2019 17:16 by reinasoebisono | 490 hits
Ada Dugaan Kepolisian Hapus Sidik Jari Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan?
Image source: VOA Indonesia

DREAMERS.ID - Kelanjutan kasus penyiraman air keras yang melukai matanya, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih terus berjalan. Mendapat desakan terhadap pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini, kini ada tanggapan baru dari pihak Novel.

Melansir Medcom, Novel meyakini jika sidik jari yang ada pada cangkir penyiraman air keras terhadapnya pada tahun 2017 lalu itu tidak pernah hilang namun dihapus oleh anggota kepolisian. Sebelumnya, polisi menyebut sidik jari tersebut hilang karena diduga dipegang saksi menggunakan sarung tangan.

"Novel mendapatkan informasi kalau sidik jari dihapus oleh anggota polisi," kata Anggota Tim Kuasa Hukum Novel, Aghiffari Aqsa.

Sebelum menyebut sidik jari itu hilang, polisi juga pernah mengatakan jika barang bukti cangkira yang ditemukan tak jauh dari lokasi penyerangan tidak ditemukan sidik jari. Alasannya, karena gagang cangkir kecil.

Lebih jauh, Alghif menyebut Novel mengakui bahwa ada seorang saksi melihat pelaku menggenggam sempurna cangkir yang berisi air keras tersebut. Maka itu, tidak mungkin sidik jari pelaku hilang.

Baca juga: Ini 6 Kasus 'High Profile' yang Diduga Sebabkan Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

"Kemudian bilang lagi kalau sidik jari terhapus. Ada dugaan dihilangkan," ujar Alghif. "Cangkir itu diamankan oleh saksi dengan tidak menyentuh secara langsung. Saksi itu tetangga Novel. Dia sudah di BAP (periksa) juga,"

Alghif mengungkapkan, kejanggalan sidik jari itu diceritakan Novel saat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan pada Kamis, 20 Juni 2019. Ada lima penanya saat itu; mantan Wakil Pimpinan KPK dan guru besar hukum pidana Universitas Indonesia, Indriyanto Seno Adji; Ketua Setara Institut, Hendardi; Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti; mantan Komisioner Komnasham, Nur Kholis, dan Ifdhal Kasim.
 
Pemeriksaan itu juga disaksikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. Para penyidik Polri berada di belakang mendengarkan keterangan Novel.

"Tidak ada respons yang signifikan kecuali menanyakan siapa polisi yang informasikan. Novel tidak berikan nama, karena informan tidak ingin namanya dibuka," pungkas Alghif.

Sebagai informasi, Novel Baswedan diserang orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017 setelah Sholat Subuh di Masjid Al-Ihsan di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun telah bergulir lama, polisi belum juga mengungkap pelaku atau otak intelektual dari kasus ini.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Potensi gempa 8.8 skala richter dan tsunami 20 meter di pesisir Jawa muncul belakangan ini tentu meresahkan masyarakat. Karena bagaimana pun, gempa selama ini hanya bisa diprediksi besaran dan dampaknya, belum bisa diperkirakan kapan waktu akan terjadinya....
  • HOT !
    Banyaknya negara di seluruh dunia, mungkin menjadi salah satu faktor kita tidak menyadari keberadaan satu sama lain. Bahkan fakta bahwa ternyata terdapat beberapa negara di dunia yang sudah dihapus dari peta dunia....
  • HOT !
    Pertemuan antara Joko Widodo sang presiden terpilih dan rivalnya di kontestasi Pilpres 2019 lalu membekas di ingatan. Pertemuan tanpa aba aba itu terjadi di Stasiun MRT Lebak Bulus hingga Senayan dan berakhir dengan makan manis di salah satu mall di Jaksel....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : IkaaWulandari
Cast : Reina Lee (OC), EXO, Kim Myung Soo (Infinite), Jonghyun (CNBlue), Heechul (Super Junior), Kpop Idol

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)