SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Menguak Perkara Koalisi Prabowo-Sandiaga yang Disebut Telah Retak Sejak Awal

Senin, 13 Mei 2019 10:46 by reinasoebisono | 2199 hits
Menguak Perkara Koalisi Prabowo-Sandiaga yang Disebut Telah Retak Sejak Awal
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang bernama Koalisi Indonesia Adil Makmur disebut-sebut sedang menghadapi ujian kekompakan lantaran dianggap tidak solid. Namun dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Geridra Arief Poyuono yang mmbuat isu ii kembali muncul, melontarkan pernyataan keras terhadap Partai Demokrat.

Bahkan, Arief mempersilakan Partai Demokrat untuk keluar dari koalisi. Pengamat politik Center of Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menganggap sebenarnya koalisi Prabowo-Sandiaga memang tidak solid sejak sebelum dibentuk.

"Pertama menurut saya koalisi ini sebenarnya sudah retak sejak awal," ujar Arya mengutip Kompas, Minggu (12/5).

Menurutnya, hal itu terlihat dari dua partai yaitu Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Ia pun menjelaskan indikasi-indikasi yang terlihat.

"Terutama Demokrat ya yang sejak awal membebaskan kepala daerah mereka untuk mendukung paslon manapun dalam pilpres," kata dia.

Baca juga: Penegasan Partai Demokrat Jika Ada Aksi yang Persoalkan Hasil Pemilu 22 Mei

Padahal sebagai bagian dari koalisi, Partai Demokrat harus menjamin seluruh kadernya mengikuti sikap partai. Belum lagi soal drama sebelum penetapan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden. Ketika itu, Andi Arief yang merupakan wakil ketua umum Partai Demokrat mengungkapkan adanya mahar politik dalam penunjukan Sandiaga Uno.

PAN sendiri akhir-akhir ini juga mengalami persoalan di mana banyak kadernya di daerah-daerah yang secara terbuka mendukung pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf. Isu berpindah arah dukungan ke pasangan petahana makin mencuat kala Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bertemu dengan Presiden Jokowi.

"Struktur BPN secara umum tidak mencerminkan kekuatan partai pendukung. Betapa salah satu partai itu mendominasi posisi strategis di koalisi itu padahal mereka satu koalisi ya," ujar Arya.

Arya mengatakan hal itu merupakan tanda-tanda tidak solidnya Koalisi Indonesia Adil Makmur. Oleh karena itu dia tidak heran ketika saat ini ada isu bahwa beberapa partai pengusung paslon 02 akan mengubah arah dukungannya. "Karena memang retak sejak awal," ujar Arya.

(rei)

  • HOT !
    Sempat memilih untuk menutup mulut di kedatangannya ke Istana Kepresidenan Bogor untuk menemui Presiden Jokowi pada Rabu (22/5) pagi hari ini, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY akhirnya memberikan jawaban terkait alasan kedatangan dan hasil pertemuannya....
  • HOT !
    Ustadz Arifin Ilham yang menderita penyakit kanker kembali ke Penang, Malaysia untuk menjalani pengobatan dan berita sebelumnya mengatakan dirinya didampingi oleh ketiga istrinya. Kini, kondisi Ustadz Arifin Ilham dikabarkan kembali drop....
  • HOT !
    Di tengah ramainya rencana aksi massa 22 Mei yang bertepatan dengan tenggat KPU mengumumkan hasil pemilihan umum serentak 2019, Presiden ke 3 Republik Indonesia Prof. Dr. Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie memberi pesan khusus....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : rosadelita_ps
Cast : - Jung Ayana - Jung Yunho - Shim Changmin

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)