SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Moon Jae In Sebut Pertemuan Kedua Kim Jong Un - Donald Trump Bisa Jadi Titik Balik Perdamaian Semenanjung Korea

Jumat, 22 Februari 2019 15:57 by muthiasp | 852 hits
Moon Jae In Sebut Pertemuan Kedua Kim Jong Un - Donald Trump Bisa Jadi Titik Balik Perdamaian Semenanjung Korea
Image source: the strait times

DREAMERS.ID - Akhir bulan ini tepatnya tanggal pada 27-28 Februari di Hanoi, Vietnam, akan kembali digelar pertemuan kedua antara Kim Jong Un dan Donald Trump. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In mengatakan jika pertemuan itu bisa jadi titik balik bagi hubungan Semenanjung Korea.

Dilansir dari laman ChosunIlbo, Presiden Moon Jae In pada hari Senin (18/02) mengatakan bahwa KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Kedua Korea Utara – Amerika Serikat, akhir bulan ini akan menjadi "titik balik penting yang akan membantu menyelesaikan denuklirisasi di Semenanjung Korea."

Moon menambahkan, KTT itu juga akan menjalin ‘hubungan Korea Utara – Amerika Serikat yang baru, dan kerangka kerja perdamaian di Semenanjung’, "Memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk pertama kalinya karena divisi nasional akan membuka jalan untuk membangun masa depan tanpa ancaman perang dan mencapai kemakmuran ekonomi melalui perdamaian," katanya.

Baca juga: Di Luar Akal Sehat, Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un Berasal Dari Kicauan Di Twitter?

"Saya berharap KTT ini akan menjadi pertemuan bersejarah yang akan mengubah Semenanjung Korea dari wilayah permusuhan dan konflik Perang Dingin, menjadi zona damai dan kemakmuran,” imbuh Moon Jae In.

Meski begitu, Moon Jae In tidak menampik masih ada yang meragukan atas proses perdamaian Korea Utara dan Selatan, “"Benar bahwa masih ada banyak keraguan tentang denuklirisasi dan proses perdamaian di Semenanjung Korea. Bahkan ada sekelompok besar orang yang tampaknya ingin melihat era permusuhan dan konflik terus berlanjut."

Tetapi partai-partai oposisi dan para ahli khawatir bahwa Amerika Serikat dan Korea Utara akan membuat kesepakatan yang mundur dari denuklirisasi penuh dan membuat Korea Selatan terekspos pada ancaman nuklir dari Korea Utara.

(mth)

Komentar
  • HOT !
    Kabar duka datang dari salah satu fotografer yang pada tahun 1989 mengambil gambar paling menentukan dalam insiden penumpasan demonstran di Tiananmen. Charlie Cole meninggal dunia di Bali kemarin Jumat (13/9) pada usia 64 tahun....
  • HOT !
    Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pekanbaru telah menimbulkan dampak yang sangat memprihatinkan. Bahkan, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Regional Sumatera telah mengeluarkan pernyataan bahwa kualitas udara di Pekanbaru sudah menyentuh level berbahaya....
  • HOT !
    Hari ini (13/9) Fenomena bulan purnama langka, Harvest Moon akan muncul pada malam nanti. Harvest moon selanjutnya diprediksi akan terjadi lagi di pada tahun 2049 mendatang. Bulan purnama kali ini disebut sebagai Harvest Moon karena saat fenomena ini terjadi, Bulan mencapai puncak paling bersinarnya dan berada paling dekat dengan equinox atau lamanya waktu siang dan malam sama di musim semi. Berdasarkan The Old Farmer's Almanac, nama lain dari fenomena ini adalah Corn Moon. Sebagian masyarakat meyakini kemunculannya sebagai penanda awal dari masa keberuntungan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : arsyaden
Cast : Arsy, Vian, Lee Dong Wook, dkk

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)