SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Kasus-kasus HAM Inilah yang Dituntut Peserta Demo Kamisan Saat Bertemu Jokowi

Jumat, 01 Juni 2018 14:30 by reinasoebisono | 1834 hits
Kasus-kasus HAM Inilah yang Dituntut Peserta Demo Kamisan Saat Bertemu Jokowi
Image source: Detik

DREAMERS.ID - Masih terbilang banyak kasus HAM yang belum terungkap di Indonesia hingga hitungan dekade. Dan bukan berarti publik tutup mata karena masih banyak aksi tuntutan setiap tahunnya.

Kali ini, peserta aksi Kamisan berhasil bertemu dengan Presiden Jokowi dan manyampaikan permohonan akan berbagai kasus yang tak kunjung diusut dan terungkap kebenarannya.

Melansir Detik, meski menyodorkan surat, peserta aksi tidak memaksa Jokowi menandatangani surat tersebut. Mereka ingin ada komitmen Jokowi menyelesaikan kasus-kasus itu.

“Memang kita tidak harus ditandatangani (surat tuntutan itu), tetapi itu merupakan tuntutan tertulis yang kami minta kepada Pak Jokowi. Mengenai perkembangannya kan harus mengikuti alur pembicaraan di dalam pertemuan dengan Presiden," ujar Ketua Presidium Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) Maria Catarina Sumarsih.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi berjanji akan mempelajari masukan dari peserta Kamisan dan akan mempelajari berkas yang diterimanya soal kasus HAM. Jokowi mempersilakan peserta aksi mengawalnya menyelesaikan kasus HAM tersebut.

Baca juga: Curhat dan Momen Presiden Jokowi yang Akui Tak Pernah Ulang Tahun

"Selanjutnya untuk supaya mengejar-ngejar, Bapak-Ibu silakan mengejar-ngejar mengenai perkembangan dari pertemuan hari ini melalui Pak Moeldoko. Tetapi kalau misalnya Bapak-Ibu perlu dengan kami, silakan memberitahukan dan juga mungkin suatu saat kami juga akan mengundang Bapak-Ibu," ucap Sumarsih menirukan pesan Jokowi.

Ada 6 kasus yang akan dipelajari Jokowi terkait kasus HAM yang dilaporkan peserta aksi. Para perwakilan tiap kasus pun dipersilakan untuk berbicara.

"Saya bicara atas nama JSKK dan saya bicara atas nama keluarga korban Semanggi. Perkembangan seperti itu, jadi masih ada langkah-langkah selanjutnya yang harus dikawal, dan Pak Jokowi juga sudah menyarankan silakan dikawal melalui mengejar-ngejar Pak Moeldoko dan kalau harus bertemu dengan saya silakan mengajukan," tuturnya.

“Bapak Presiden minta kami mengejar-ngejar Bapak Moeldoko seandainya permohonan kami agar Bapak Presiden memberikan pengakuan terjadinya pelanggaran, kasus-kasus yang sudah dijelaskan Komnas HAM, yaitu Semanggi I, Semanggi II, Trisakti, penghilangan paksa, 13-15 Mei '98, Talangsari, Tanjung Priok, dan tragedi '65 menjadi kewajiban Jaksa Agung untuk menindaklanjuti ke tingkat penyidikan," ujar Sumarsih, yang juga merupakan ibu korban Tragedi Semanggi I.

(rei)

  • HOT !
    Banyak berita mengejutkan mewarnai minggu ketiga di bulan Juni ini, baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti Hollywood dan Korea yang menarik perhatian pembaca Dreamers.id. Dari dalam negeri khususnya dihebohkan dengan peristiwa nahas yang menimpa seorang wanita yang tewas ditelan ular piton di daerah Sulawesi Utara....
  • HOT !
    Pemerintah akan menetapkan hari pencoblosan saat Pilkada Serentak tanggal 27 Juni 2018 mendatang sebagai hari libur nasional. Hal ini akan secepatnya tertuang dalam Keputusan Presiden yang sedang disusun oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), meski belum diketahui kapan akan diterbitkan....
  • HOT !
    Salah satu industri pariwisata kebanggaan Indonesia tercoreng karena ulah oknum tak bertanggungjawab yang mengaku sebagai tour guide atau pemandu wisata namun malah berperilaku tak senonoh dan mengancam wisatawan asing....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : bellecious0193
Cast : Wu Yi Fan aka Kris Wu, Lee Na Ra (oc), Cho Kyuhyun, Lee Hea Ae (oc), Oh Sehun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)