SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Penumpang Tuntut Garuda Indonesia 11.5 Miliar Karena Dituding Sebabkan Cacat Permanen

Kamis, 12 April 2018 14:40 by reinasoebisono | 2113 hits
Penumpang Tuntut Garuda Indonesia 11.5 Miliar Karena Dituding Sebabkan Cacat Permanen
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Maskapai Nasional Tanah, Air, Garuda Indonesia digugat salah seorang penumpangnya yang merasa dirugikan secara fisik. Penumpang bernama B.R.A Kosmariam Djatikusomo itu sebelumnya terbang dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-264 dengan rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Blimbingsari di Banyuwangi.

"Iya baru saja hari ini, Rabu (11/4) didaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 215/PDT.G/2018/PN.JKT.PST, atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan Garuda," kata David Tobing, kuasa hukum Kosmariam.

Gugatan tersebut diajukan karena adanya insiden yang menimpa Kosmariam pada penerbangan tersebut tanggal 29 Desember 2017. Disebutkan, insiden terjadi ketika seorang pramugari Garuda memberikan makanan kepada penumpang dan menumpahkan dua gelas air panas ke tubuh Kosmariam.

Luka tersebut dikatakan berakibat cacat permanen, mengacu pada ketentuan Pasal 1 angka 14 Peraturan Menteri Perhubungan No PM 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Udara. Dikategorikan cacat tetap adalah salah satu anggota badan atau yang mempengaruhi aktivitas secara normal seperti hilangnya tangan, kaki atau mata termasuk dalam pengertian cacat tetap adalah cacat mental.

"Kami menilai pramugari Garuda lalai, karena para pramugari yang menyediakan makanan sedang ngobrol satu sama lain, sehingga menumpahkan air panas," jelas David. "Akibat insiden tersebut, kulit klien kami melepuh, dan tidak bisa kembali seperti semula. Sehingga sesuai dengan ketentuan tersebut," 

Baca juga: Isi Tuntutan Puluhan Pilot Maskapai Garuda yang Kompak Ancam Mogok Kerja

Pihak David juga menyayangkan tindakan Garuda yang tak kooperatif karena selama 1.5 bulan pasca insiden, kliennya tak pernah lagi dihubungi Garuda. Sementara dalam gugatanya, Kosmariam meminta ganti rugi senilai Rp 1.25 miliar atas kerugian material dan Rp 10 miliar atas ganti rugi imaterial.

"Ketika kejadian penanganannya juga minim, penggugat hanya diberikan salep, setelah tiba di tujuan memang langsung dibawa ke rumah sakit. Hanya saja selama 1,5 bulan pasca kejadian Garuda tak pernah menghubungi lagi," sambungnya.

Namun hal itu dibantah oleh Senior Manager Public Relation PT Garuda Indonesia Tbk (Persero),Ikhsan Rosan, melansir Tribunnews. Menurutnya, pihak Garuda justru terus memberikan biaya pengobatan yang dilakukan korban.

"Begitu kejadian, kita langsung bawa ke rumah sakit. Kembali ke Jakarta pun, kita tetap support biaya pengobatan ke penumpang," kata Ikhsan yang juga menambahkan jika Garuda telah memberi pesan jika siap dihubungi kapan pun oleh Kosmariam jika ada kebutuhan lainterkait pengobatan.

(rei)

  • HOT !
    Konvoi kemenangan tim Persija akan dilaksanakan pada Sabtu (15/12) besok pagi di mana ratusan ribu pendukung dipastikan akan memenuhi beberapa jalanan di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menghimbau warga untuk menghindari beberapa ruas jalan....
  • HOT !
    Kasus jual beli narkoba kembali diungkap oleh pihak kepolisian. Tapi kali ini transaksi narkoba itu disebutkan menjadi transaksi terbesar se Provinsi Banten. Polisi pun menangkap tangan dua orang pelaku....
  • HOT !
    Polsek Ciracas dilaporkan mendapat penyerangan oleh oknum massa tak dikenal. Para pelaku diketahui melakukan pengrusakan dan pembakaran hingga beberapa mobil kepolisian. Pihak berwajib pun memiliki dugaan motif penyerangan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : IkaaWulandari
Cast : Reina Lee (OC), EXO, Kim Myung Soo (Infinite), Jonghyun (CNBlue), Heechul (Super Junior), Kpop Idol

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)