SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Pengakuan Adanya Permintaan Peserta Demo 212 ke Partai dalam Peran Kemenangan Anies-Sandi

Jumat, 12 Januari 2018 10:33 by reinasoebisono | 13194 hits
Pengakuan Adanya Permintaan Peserta Demo 212 ke Partai dalam Peran Kemenangan Anies-Sandi
Image source: Tribunnews

DREAMERS.ID - Bursa Pilkada 2018 masih jadi perbincangan hangat dengan deretan kader yang mulai mencalonkan diri di beberapa daerah lengkap dengan partai-partai pengusungnya. Namun ada yang tidak puas dengan hasil pencalonan koalisi partai.

Menurut laman Merdeka, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath mengungkapkan jika adanya protes terhadap tiga partai yaitu Gerindra, PAN dan PKS karena tak terpilihnya La Nyalla yang mereka rekomendasikan untuk Pilgub Jatim.

Menariknya, Al Khaththath turut mengungkit peran mereka dalam Pilgub DKI Jakarta tahun lalu yang berhasil memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur. Dalam perannya itu, Al Khaththath mengaku telah memberi daftar rekomendasi orang-orang yang mereka ajukan.

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla dan juga beberapa nama yang kami ajukan kepada pimpinan partai agar kader dari aksi 212 itu dari 171 Pilkada kita hanya minta lima agar bisa diberikan rekomendasi khusus," kata Al Khaththath di Tebet, Kamis (11/1).

Ia menambahkan, ketika memberi nama-nama rekomendasi tersebut langsung ke rumah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, ada pula Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul Iman sedang mengadakan rapat.


Al Khaththath (baju putih) - Merdeka

Baca juga: Bahaya dan Yang Harus Diperhatikan Jika Becak Kembali Beroperasi di Jakarta

"Namun tidak satu pun yang diberikan rekomendasi kita kan menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan aksi bela Islam 212 yang sangat fenomenal dan kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi yang didukung para ulama dengan semangat 212, semangat Al Maidah 51," katanya.

Menurut Al Khaththath, ketiga pimpinan partai itu tidak mengambil rekomendasi nama-nama tersebut dengan alasan ada beberapa provinsi atau daerah tertentu yang tidak dominan umat Islam. Namun kekecewaan bertambah karena tidak ada rekomendasi yang diambil padahal masih banyak daerah lain yang berpotensi.

"Di Sulut, di Papua dan NTT kita maklumi. Tetapi kalau terjadi di Jawa Timur pusing banyak komplain dari bawah sampai ke saya," ucapnya.

"Kita diminta ulama menegur partai ini sebelum teguran ini diceritakan bahwa jangankan yang lain-lain yang lima saja kita minta tidak direspons dengan baik. Bahkan saya tungguin agar rekom itu keluar sampe jam 2 malam di Cilandak, Ragunan tidak keluar juga seadanya jadi ada apa?"  lanjutnya.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Kasus tayangan program televisi Dahsyat yang menuai kontroversi berbuntut panjang. Setelah melaporkan salah satu host nya Felicya Angelista dan program Dahsyat RCTI ke Polda Metro Jaya, kini Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) meminta program tersebut berhenti tayang....
  • HOT !
    Masih ingat dengan ratusan pangeran dan pejabat yang diciduk Komisi Anti Korupsi Arab Saudi yang isunya disiksa demi kepentingan interogasi? Belum lagi mereka harus memberi uang yang jumlahnya fantastis jika ingin bebas....
  • HOT !
    Tak banyak negara yang memberikan dana hibah dengan jumlah fantastis untuk negara lain. Namun Negeri Gingseng Korea Selatan memiliki pemikiran lain dengan memberi dana puluhan miliar untuk kelestarian alam Indonesia....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Hanzelnut
Cast : Luhan, Kris, Kai and Sehun of EXO | Hoya of Infinite | Kim Hana, Kang Soyul (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)