home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Sandiaga Sebut Pejalan Kaki Juga Jadi Penyebab Tanah Abang Semrawut

Selasa, 07 November 2017 11:49 by Dits | 843 hits
Sandiaga Sebut Pejalan Kaki Juga Jadi Penyebab Tanah Abang Semrawut
Image source: Liputan6.com

DREAMERS.ID -Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dikenal sebagai pusat grosir terbesar di Asia Tenggara lagi-lagi dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar barang dagangangannya di sepanjang trotoar. Tentunya kembalinya para PKL tersebut membuat situasi Tanah Abang semakin semrawut.

Namun menurut Sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta, kehadiran para PKL bukan jadi satu-satunya kendala utama saat menata Pasar Tanah Abang. Akan tetapi ia menuturkan kalau kesemrawutan Pasar Tanah Abang disebabkan tiga masalah. Salah satunya adalah pejalan kaki di kawasan Tanah Abang. Temuan tersebut digambarkan dari drone dan telah disampaikan kepada gubernur untuk dibahas lebih lanjut.

"Ternyata ya kesemrawutan itu satu pembangunan jalan, nomor dua tumpahnya pejalan kali yang keluar dari stasiun Tanah Abang dan banyak angkot yang parkir liar atau ngetem," kata Sandiaga seperti dikutip dari laman Merdeka, Selasa (7/11).

Baca juga: Pemerintah Sudah Habiskan Rp 158 T untuk Lawan Corona, Sandiaga Uno Beri Saran Siapkan Rp 200 T

"Ada (PKL) tapi jumlahnya enggak banyak. Cuma di bawah 300 jumlahnya jadi kalau ditata enggak akan keluar," lanjutnya.

Sandi juga telah merangkul sejumlah pihak untuk berdiskusi demi menata kawasan Pasar Tanah Abang lebih baik, bahkan para preman yang ada di kawasan tersebut turut diajaknya. "Mereka semua masuk dalam diskusi ini. Termasuk, mohon maaf, preman-premannya. Ya tentunya enggak di Balai Kota. Tapi di tempat-tempat yang mereka biasa kumpul," pungkas Sandi.

Seperti diketahui, kawasan saat era Joko Widodo menjabat Gubernur DKI, PKL Tanah Abang yang memenuhi trotoar dipindah ke Blok G Pasar Tanah Abang. Akan tetapi para pedagang merasa penjualan mereka sepi pembeli sehingga PKL kembali memenuhi trotoar. Hal terebut mengakibatkan para pejalan kaki kesulitan berjalan di tempat yang seharusnya dan terpaksa berjalan di bahu jalan. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas memercayakan kepada Sandi untuk menata Tanah Abang agar menjadi tertib. Sandi pun berencana menggunakan konsep permanen namun masih belum bisa disosialisasikan sebab masih memerlukan data dan kajian lebih lanjut.

(dits)

Komentar
  • HOT !
    Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama akan merilis buku memoir berjudul A Promised Land pada 17 November 2020....
  • HOT !
    Dengan meningkatnya kasus positif corona di wilayah DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku gubernur akhirnya mengambil langkah tegas untuk kembali memberlakukan PSBB total, seperti awal pandemi....
  • HOT !
    Pemerintah Korea melalui Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata memperikirakan bahwa dampak ekonomi senilai 1,7 triliun won (sekitar 21 triliun rupiah) akan tercipta dari penaklukan BTS atas chart Billboard Hot 100 yang fenomenal....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)