SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

KPK Jelaskan Beredarnya Sprindik Untuk Anas

Senin, 11 Februari 2013 09:00 by miko | 1274 hits
KPK Jelaskan Beredarnya Sprindik Untuk Anas
indonesiarayanews.com
sDugaan kasus hukum yang menimpa Anas Urbaningrum memang banyak menyita perhatian masyarakat. Bahkan saat ini ada yang membuat heboh KPK. Pasalnya sebuah Sprindik (surat perintah penyidikan) kasus Anas kini beredar dikalangan terbatas. Bahkan KPK terkejut dengan temuan tersebut.

Kabarnya surat penyidikan itu pun telah dipegang oleh sejumlah politisi. Tetapi setelah melakukan penyelidikan, KPK yang telah melihat sprindik  yang menyebutkan Anas tersangka tersebut memastikan surat tersebut bukan sprindik.

“Saya sudah melihat, dari yang dikirim ke saya lewat teman-teman. Dan itu bukan Sprindik,” ungkap Juru Bicara Johan Budi.

Lantas dokumen apa yang beredar? Menurut Johan format dokumen tersebut merupakan dokumen draft usulan untuk penerbitan sprindik. Tetapi Johan belum bisa memastikan apakah dokumen usulan tersebut memang berasal dari KPK.

“Jadi kalau memang itu benar dari KPK, itu baru sebatas draft. Draft ini nantinya diberikan kepada pimpinan, untuk ditandatangani. Jika semua meneken, maka bisa diterbitkan sprindik,” tutur Johan.

Jika memang benar dari KPK, Johan mengatakan surat draft usulan tersebut memiliki tingkat kerahasiaan yang lebih tinggi dari Sprindik itu sendiri. Karena perkara masih berada di tahap penyelidikan, peralihan ke tahap penyidikan bisa terhambat.

Sedangkan mengenai kasus di penyidikan, Johan mengatakan belum ada Sprindik lagi setelah kasus PON Riau yang diumumkan pada Jumat kemarin. Begitu juga untuk perkara Hambalang. Hal tersebut dikarenakan, sampai Jumat kemarin-- hari kerja terakhir-- pimpinan KPK masih belum lengkap. Belum ada rapat kecil lagi untuk meneken surat apapun.

“Jika memang itu benar, bocornya dokumen tersebut mengindikasikan bahwa di dalam KPK apakah di level Pimpinan atau staf telah ada pembocor dokumen dan itu bisa masuk pelanggaran kode etik dan juga bisa masuk wilayah pidana kalau memang ada kesengajaan agar proses penyelidikan dan penyidikan di KPK terhambat,” tambahnya.

Komentar
  • HOT !
    Lokasi TPS atau Tempat Pemungutan Suara 17 di daerah Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat memang dekat dengan markas Front Pembela Islam (FPI) yang kerap menyuarakan tuntutan atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama....
  • HOT !
    Setelah kabar salah satu pelaku pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un memiliki paspor Indonesia, pihak Kementerian Luar Negeri RI pun bergerak cepat untuk memverifikasi berita tersebut. Kemenlu pun telah mengutus Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) melakukan tugas tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Monie47
Cast : All Member EXO

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)