SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Hati-Hati, Narkoba Baru Yang Belum Diatur Undang-Undang Banyak Dijual di Sosial Media

Selasa, 28 Juni 2016 11:31 by reinasoebisono | 2662 hits
Hati-Hati, Narkoba Baru Yang Belum Diatur Undang-Undang Banyak Dijual di Sosial Media
Image source: Liputan 6

DREAMERS.ID - Tanpa disadari, ternyata banyak barang terlarang yang beredar di sekitar masyarakat yang dianggap biasa, khususnya karena belum terjamah undang-undang. Polisi menemukan peredaran narkoba jenis baru di berbagai sosial media.

Barang haram berbentuk tembakau yang biasa disebut masyarakat sebagai teh arab atau daun khat itu dipastikan menjadi bagian dari narkoba oleh Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Besar Polisi Slamet Pribadi.

Kombes Slamet mengonfirmasi jika tembakau lain yang dikenal tembakau cap beruang, dilansir Liputan 6 didapatkan dari transaksi seorang anak muda lewat sosial media. Hasil dari Balai Laboratorium BNN pun memberikan hasil positif mengandung salah satu turunan sintetik canabinoid, FUB-AMB.


Foto tembakau beruang yang dijual di sosial media (Pictigram)

Berhasil menelusuri penjualan tembakau beruang, narkoba jenis baru itu dijual di Instagram. Sang penjual pun mengaku jika barang jualannya memiliki zat yang sama dengan tembakau gorila yang ramai dibicarakan tahun 2015 lalu dan telah diklasifikasikan oleh BNN sebagai narkoba jenis baru.

Baca juga: Produser YG Entertainment Kush Ditangkap Atas Penggunaan Narkoba

"Gorila yang dilarang. Tapi sebenarnya sama semua. Karena yang diandalkan itu zat kimianya," kata seorang pria yang tak disebutkan namanya. “Bego’-nya cepet," lanjut penjual menjurus arti ‘bego’ sebagai efek narkotika tembakau itu.

Parahnya, tembakau beruang ini diduga sedang laku di pasaran karena efeknya yang lebih besar dari tembakau gorila namun belum tersentuh undang-undang karena termasuk dari 643 zat narkoba baru.

Walau belum dilarang, Kepala BNN Budi Waseso menghimbau untuk menjauhi semua narkoba jenis apapun karena tidak hanya memberikan efek nyaman sementara, namun juga mengikat daya halusinasi lebih kuat. Yang terburuk adalah menimbulkan kecemasan dan paranoid ekstrim.

(rei) 

Komentar
  • HOT !
    Ketua Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zainudin Paru mengatakan, pihaknya akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memenangkan Fahri Hamzah. ...
  • HOT !
    Program OK OCE (One Kecamatan, One Center for Enterpreuneurship) milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta kembali menjadi sorotan. Pasalnya, dalam spanduk OK OCE saat kampanye memuat janji modal padahal program itu disebut Sandi tidak pernah memberi ‘janji modal’....
  • HOT !
    Anies Baswedan dan Sudirman Said merupakan mantan pejabat kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies dan Sudirman ‘lulus cepat’ dari jabatan mereka karena terkena resuffle oleh Kepala Negara. Meski demikian keduanya lantas diusung Partai Gerindra untuk menjadi orang nomor satu dalam pemerintahan daerah....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)