SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Miris, Ini Yang Buat Korban Pelecehan Seksual Enggan Laporkan Kasusnya

Sabtu, 28 Mei 2016 11:12 by reinasoebisono | 2427 hits
Miris, Ini Yang Buat Korban Pelecehan Seksual Enggan Laporkan Kasusnya
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Indonesia yang dianggap sedang darurat kekerasan seksual terutama pada anak-anak sedang gencar menuntaskan masalah hukuman. Setelah ketetapan hukuman kebiri oleh Presiden beberapa waktu lalu, kini fakta lain yang terbuka soal banyaknya kasus pelecehan seksual.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan jika banyak korban kasus pelecehan seksual yang enggan melapor karena keterbatasan dana. Terutama karena adanya kewajiban untuk visum dan visum dikenal dengan biayanya yang tinggi.

"Pasti polisi minta visum. Nah, visum ini harus dibayarkan di rumah sakit. Pada tahapan ini saja, penderita banyak mengurungkan niatnya untuk melaporkan," kata Ketua Divisi Sosialisasi Erlinda melansir CNN.

Karena itu, Erlinda mengusulkan adanya aturan biaya visum khusus bagi korban dari kalangan kelas menengah dan ke bawah. Ironis melihat masyarakat justru dipersulit oleh biaya untuk melapor kepada polisi dan mendapat keadilan atas tindakannya.

Baca juga: Empat Bulan Bungkam, Onew Akhirnya Buka Suara Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Masalah lain yang membuat masyarakat enggan melapor adalah karena pandangan aib yang akan terjadi pada sang korban. Lebih dari 50% kekerasan terhadap anak adalah kekerasan seksual namun banyak yang tak terdeteksi karena korban hanya melapor hingga ke tingkat RT/RW karena malu mengemban aib.

Namun menanggapi masalah ini, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dari Polri, AKBP Iriani mengatakan jika korban kekerasan seksual pasti dirujuk ke rumah sakit milik Polri di tiap kota/kabupaten yaitu RS Bhayangkara karena gratis.

Namun jumlah RS Bhayangkara di Indonesia masih sangat sedikit dibanding dengan jumlah kota/kabupaten yang ada. Hingga kini, hanya ada 41 rumah sakit atau klinik Bhayangkara, sementara jumlah kota ada 98 dan kabupaten sebanyak 416.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perkataannya mengenai pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem....
  • HOT !
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya, Sandiaga Uno membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Rencananya akan ada 75 orang TGUPP yang akan direkrut....
  • HOT !
    Entah apa yang ada di balik keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar dari Ibu Kota sebelumnya di Tel Aviv ke kota 3 agama itu. Sejumlah pendapat menilai jika ia tengah melaksanakan janji kampanye, membuat pendukungnya yang pro Israel puas....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)