SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ajak Driver Grab dan Uber Gabung Go-Jek Atas Nama ‘Nasionalisme’, Nadiem Makarim Kena Kritik

Sabtu, 23 April 2016 09:33 by zia92 | 2672 hits
Ajak Driver Grab dan Uber Gabung Go-Jek Atas Nama ‘Nasionalisme’, Nadiem Makarim Kena Kritik
Image source: YouTube

DREAMERS.ID - Chief Executive Officer Go-Jek Indonesia, Nadiem Makarim menyampaikan pesan ajakan untuk bergabung dengan Go-Jek bagi pengemudi GrabBike dan UberMotor melalui video yang diunggah ke YouTube. Sayang, video yang diunggah pada Rabu (20/4) tersebut justru menuai banyak kritikan.

Dalam video berdurasi 1 menit 37 detik tersebut, Nadiem mengumumkan adanya program "Kembali ke Merah Putih". Lewat program ini, semua pengemudi GrabBike dan UberMotor akan langsung diterima bila bersedia pindah ke Go-Jek.

Nadiem juga memberitahukan tarif menguntungkan, bonus berlimpah, serta puluhan ribu orderan dari layanan lain Go-Jek. Hal itu disampaikan untuk membuktikan bila Go-Jek adalah tempat kerja terbaik bagi driver roda dua.

Untuk pendaftaran sendiri dimulai Kamis (21/04) kemarin, dengan persyaratan yang tergolong sangat mudah. Nadiem berharap dengan bergabungnya driver GrabBike dan UberMotor itu bisa menunjukkan nasionalisme pada 'produk' buatan negeri sendiri.

Perlu diketahui, Go-Jek memang aplikasi buatan anak bangsa. Di sisi lain, GrabBike atau yang kini lebih dikenal dengan 'Grab' saja pertama didirikan di Malaysia dan saat ini markasnya ada di Singapura. Sementara Uber adalah perusahaan transportasi yang berasal dari San Francisco, California, Amerika Serikat.

Video Nadiem tersebut ternyata banyak membuat netizen mengeluarkan kritikan. Kebanyakan dari mereka mengatakan bila tidak seharusnya Go-Jek membawa-bawa soal nasionalisme dalam usaha marketingnya. Bahkan di data view video Nadiem itu, jumlah 'tidak suka' mengalahkan jumlah ‘suka'.

Baca juga: Berpengaruh di Asia, Bos Gojek Jadi Orang Indonesia Pertama yang Raih Penghargaan Internasional Ini

"Ini adalah contoh terbaik untuk bad marketing, bawa2 nasionalisme demi kepentingan golongan," tulis akun sastrodjojo.

Akan tetapi, tidak sedikit netizen yang mendukung langkah CEO Go-Jek ini. "Setuju pak, dukung produk dalam negeri," tulis akun Muhammad Alirahman Djoyosugito.

"Persaingan semakin sengit... perang rekrut SDM adalah hal biasa dimana2.. Google, Facebook juga banyak ngerekrut karyawan Microsoft atau Apple.. justru ini sangat baik agar masing2 perusahaan tetap memperhatikan karyawan-karyawannya... Go gojek!!" tulis akun HAGA Sagia.

Namun berdasarkan pantauan Dreamers.id, video yang awalnya berada dalam daftar unlisted alias hanya bisa diakses jika mengetahui atau memiliki link-nya, kini sudah di-private dan tidak bisa ditonton.

(fzh/Merdeka/Kompas)

Komentar
  • HOT !
    Presiden Rusia Vladimir Putin menelpon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengucapkan terima kasih atas informasi dari CIA yang membantu Rusia untuk menggagalkan serangan teroris yang direncanakan di Saint Petersburg, Minggu (17/12)....
  • HOT !
    Gelaran Djakarta Warehouse Project tahun ini justru mendapat tentangan setelah berhasil mengadakan acara serupa bertahun tahun belakangan. Sejak Kamis, massa anti DWP berunjuk rasa menolak dilaksanakannya acara musik tersebut....
  • HOT !
    Masyarakat Indonesia seperti punya budaya ‘menonton’ saat terjadi kecelakaan yang tak jarang justru membuat macet lalu lintas ketimbang kecelakaan itu sendiri. Mirisnya, warga tersebut memang menonton atau berhenti sejenak bahkan mengabadikannya dalam foto dan video, bukan menolong korban....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)