SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Jelang Hari Raya Nyepi, Apa Upacara Sakral Yang Digelar Ribuan Umat Hindu di Pantai?

Minggu, 06 Maret 2016 17:35 by Dits | 2018 hits
Jelang Hari Raya Nyepi, Apa Upacara Sakral Yang Digelar Ribuan Umat Hindu di Pantai?
image source: merdeka.com

DREAMERS.ID - Jelang perayaan Nyepi tahun baru caka 1938 yang jatuh pada Rabu (9/3) mendatang, sebagian desa adat menggelar ritual pemelastian atau pembersihan. Ribuan umat mengusung pratima yang disucikan di sebuah pura untuk melakukan ritual pembersihan di pantai terdekat masing-masing wilayah desa adat setempat.

Kendati diguyur hujan, ribuan umat tetap khusyuk berjalan kaki menempuh perjalanan berkilo-kilo meter. Seperti terlihat di wilayah desa adat Kesiman, Denpasar Timur di Bali. Sejak pukul 13.00 Wita, warga sudah berkumpul di Pura Desa adat, mereka baru mulai berjalan secara beriringan pada pukul 14.30 Wita menuju pantai Padang Galak.

Begitu juga yang terjadi di wilayah Jembrana, bahkan Bupati Jembrana, I Putu Artha didampingi Sekda Jembrana, I Gde Gunadnya berbaur dengan warganya mengikuti prosesi pelaksanaan Melasti (Mekiis) di Pura Segara Yeh Kuning, Jembrana, Minggu (6/3).

Di Kabupaten Jembrana terdapat beberapa lokasi umat Hindu melaksanakan melasti (mekiis), baik itu di Pura Segara maupun pantai yang ada di sekitar Desa Pakraman masing-masing.

Bupati Artha mengaku pihaknya membagi tugas untuk meninjau pelaksanaan pemelastian ini, dia sendiri meninjau di Kecamatan Jembrana, Negara dan Melaya, sedangkan Wakil Bupati, I Made Kembang Hartawan meninjau pemelastian di Kecamatan Pekutatan dan Mendoyo.

Baca juga: Abu Gunung Agung Mengancam, Bandara I Gusti Ngurah Rai Akhirnya Ditutup

Pantauan di beberapa lokasi melasti, warga khusyuk mengiring pratima Ida Bhatara menuju lokasi melasti, bahkan beberapa desa pakraman berjalan kaki beberapa kilometer menuju segara di bawah teriknya matahari dan saat khusyuk bersembahyang harus basah karena hujan yang sempat mengguyur kabupaten yang punya julukan Bumi Makepung tersebut.

Ketua Pengurus Harian PHDI Kabupaten Jembrana, I Komang Arsana mengatakan, melasti (mekiis) ini merupakan tahap awal rangkaian penyepian yang dilanjutkan tawur kesanga saat hari pengrupukan.

"Filosofi melasti atau mekiis adalah prosesi upacara penyucian buana agung (makrokosmos : jagat raya) dan buana alit (mikrokosmos : tubuh manusia) dengan memohon tirta amerta ke samudra," jelas Arsana.

Lanjutnya bahwa pelaksanaan upacara pemelastian ini dilakukan di masing-masing wilayah desa adat di setiap kabupaten yang ada di Bali.

"Setelah kembali dari pemelastian, pratima kembali untuk diistanakan di Pura Desa di masing-masing desa pakraman, hingga berakhirnya rangkaian Penyepian," tutupnya.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Di era digital saat ini siapa pun bisa berpotensi menjadi terkenal dan kaya tanpa harus tampil di televisi. Hal itu dibuktikan oleh seorang bocah bernama Ryan, meski usianya masih 6 tahun namun ia mampu meraup penghasilan hingga USD 11 juta atau sekitar Rp 150 miliar karena YouTube. Lalu apa yang ia lakukan?...
  • HOT !
    Banjir, permasalahan dan solusinya sudah melekat pada DKI Jakarta, terutama pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Beberapa program pun dilakukan keduanya untuk mengatasi banjir, mulai dari alat seperti pompa, hingga personil seperti pasukan oranye....
  • HOT !
    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Fadli Zon ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR setelah Setya Novanto resmi mundur dari jabatan tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)