SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Larangan Operasi Ojek Online Tuai Kecaman, Jokowi Langsung Cabut Keputusan Menhub

Jumat, 18 Desember 2015 16:00 by zia92 | 1957 hits
Larangan Operasi Ojek Online Tuai Kecaman, Jokowi Langsung Cabut Keputusan Menhub
Image source: Merdeka

DREAMERS.ID - Setelah Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan resmi menyatakan larangan operasi ojek dan taksi online pada Kamis (17/12) kemarin, banyak tanggapan yang datang dari berbagai pihak, khususnya dari driver dan pelanggan yang menggunakan jasa transportasi tersebut.

Untuk mengungkapkan kekecewaan ini, sebuah petisi online bahkan dibuat untuk ditujukan ke Menhub. Dibuat untuk mendesak agar larangan tersebut ditinjau ulang atau bahkan dicabut, petisi tersebut muncul di change.org yang diprakarsai oleh F Frico dan sudah mendapat dukungan 4.748 netizen.

Dalam petisi tersebut, F Frico berpendapat bila layanan transportasi berbasis daring (online) sangat dibutuhkan saat ini, terutama untuk membantu mengurangi kemacetan khususnya di Jakarta dan kota besar lain di Indonesia.

Mudah dan murahnya jasa transportasi online ini membuat orang tertarik menggunakannya, apalagi untuk menembus kemacetan di Jakarta. Selain itu banyak juga digunakan untuk keperluan bisnis dalam pengiriman barang yang lebih aman.

Jika para driver atau pengemudi ingin pemerintah memikirkan pekerjaan lain untuk mereka jika ojek dan taksi online ini dilarang, maka masyarakat atau pengguna jasa ingin pemerintah terlebih dahulu membenahi sistem transportasi agar lebih mudah, murah, aman, dan nyaman.


Image source: twitter.com/jokowi

Pernyataan tidak setuju akan larangan ini juga datang dari Presiden Jokowi dengan langsung memanggil Menhub untuk meluruskan masalah ini. "Saya segera panggil Menhub. Ojek dibutuhkan rakyat. Jangan karena aturan rakyat jadi susah. Harusnya ditata," tegasnya, dalam akun Twitter-nya pada Jumat (18/12).

Baca juga: Kisah Haru Driver Ojek Online yang Kerja Sambil Bawa Dua Anaknya

Setelah mendapat reaksi tak menyenangkan dari masyarakat, Jonan pun menggelar jumpa pers di kantornya pada Jumat (18/12) dan menyatakan mencabut larangan tersebut untuk sementara waktu.

"Jadi kemarin kami memberitahukan tentang isi undang-undang nomor 22 tahun 2002 tentang lalu lintas jalan. Roda dua tidak dimaksudkan transportasi publik. Transportasi umum belum bisa melayani kebutuhan masyarakat terutama Jabodetabek, solusinya bagaimana? Pakai dulu sampai transportasi publik sudah layak," katanya, mengutip Merdeka.

Solusi kedua, kata Jonan, pemerintah akan ubah undang-undang. Sehingga solusinya sementara waktu transportasi berbasis aplikasi tetap diizinkan beroperasi. "Saran saya kalau ini sebagai solusi sampai transportasi publik bisa menjangkau kebutuhan masyarakat layak," tambahnya.


Image source: Merdeka

Tak lama, Jokowi langsung membatalkan keputusan Menhub mengenai pelarangan Aplikasi ojek atau taksi online. Kabar tersebut langsung disampaikan oleh CEO Go-jek, Nadiem Makarim, melalui email untuk semua orang yang pernah mendaftar Go-Jek

(fzh)

Berita sebelumnya:
Resmi, Kemenhub Larang Ojek dan Taksi Online Beroperasi!
Ojek Online Dilarang, Ahok Nurut Aturan Menteri, Jokowi Tidak Setuju
 

Komentar
  • HOT !
    Ketua Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zainudin Paru mengatakan, pihaknya akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memenangkan Fahri Hamzah. ...
  • HOT !
    Program OK OCE (One Kecamatan, One Center for Enterpreuneurship) milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta kembali menjadi sorotan. Pasalnya, dalam spanduk OK OCE saat kampanye memuat janji modal padahal program itu disebut Sandi tidak pernah memberi ‘janji modal’....
  • HOT !
    Anies Baswedan dan Sudirman Said merupakan mantan pejabat kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies dan Sudirman ‘lulus cepat’ dari jabatan mereka karena terkena resuffle oleh Kepala Negara. Meski demikian keduanya lantas diusung Partai Gerindra untuk menjadi orang nomor satu dalam pemerintahan daerah....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)