SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Hingga Oktober 2015, 2.400 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar

Minggu, 04 Oktober 2015 15:18 by zia92 | 871 hits
Hingga Oktober 2015, 2.400 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar
Image source: bengkulueks

DREAMERSRADIO.COM - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Selatan mencatat sekitar 2.400 hektare lahan perkebunan milik masyarakat/perorangan dan perusahaan di wilayah provinsi itu terbakar dalam kurun waktu Agustus-Oktober 2015.

"Sebagian besar berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin," kata Kepala BPN Sumsel Arif Pasya usai menerima kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan di Palembang, Sabtu (3/10).

Menurut dia, musim kemarau 2015 yang disertai fenomena El Nino mengakibatkan kekeringan dan terbakarnya ribuan hektare lahan perkebunan.

Dikutip dari Antara, kebakaran pada lahan yang cukup luas itu menjadi salah satu penyebab masalah kabut asap yang kini dikeluhkan banyak pihak karena mengganggu berbagai aktivitas serta kesehatan masyarakat.

Sesuai arahan menteri, pihaknya telah menginventarisasi lahan terbakar yang telah diberikan Hak Guna Usaha (HGU) untuk dilakukan evaluasi.

Perusahaan perkebunan yang terbukti secara sengaja membersihkan lahan dengan cara membakar atau tidak mempersiapkan tindakan pencegahan kebakaran lahan dengan baik akan diberi sanksi tegas berupa pencabutan HGU.

Baca juga: Viral Sekelompok Orang Bermain Golf di Samping Hutan yang Terbakar Hebat

Sementara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan menegaskan, akan melakukan evaluasi HGU pada lahan yang terbakar pada musim kemarau ini.

"HGU pada lahan yang tidak dikelola dengan baik dan dibiarkan terbakar oleh pemiliknya sehingga menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana kabut asap di wilayah Sumatera Selatan dan beberapa provinsi lainnya akan dievaluasi untuk dipertimbangkan pencabutannya," ujar Ferry.

Dia mengatakan, menghadapi masalah kebakaran lahan yang selalu terjadi pada setiap musim kemarau tidak perlu saling menyalahkan.

"Dalam kondisi sekarang ini yang perlu menjadi perhatian dan upaya bersama adalah bagaimana memadamkan lahan yang terbakar secara cepat dan tepat," kata dia.

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan masalah kabut asap segera diatasi dengan baik. Dan diharapkan pemegang HGU dapat memanfaatkan dan menjaga lahannya secara maksimal agar permasalahan itu tidak terjadi lagi pada musim kemarau tahun-tahun berikutnya.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Belum sampai 5 tahun, Gedung DPRD DKI memang sudah mengalami kerusakan beberapa kali. Baru baru ini, gedung senilai 500 miliar ini disebut sebut kembali mengalami kerusakan yang bisa membahayakan para pejalan kaki. Hingga sejak Rabu (13/12), akses pejalan kaki menuju gedung Balai Kota DKI Jakarta melalui DPRD DKI dialihkan....
  • HOT !
    Masyarakat Indonesia seperti punya budaya ‘menonton’ saat terjadi kecelakaan yang tak jarang justru membuat macet lalu lintas ketimbang kecelakaan itu sendiri. Mirisnya, warga tersebut memang menonton atau berhenti sejenak bahkan mengabadikannya dalam foto dan video, bukan menolong korban....
  • HOT !
    Meski praperadilan gugur dan resmi jadi terdakwa, kubu Setya Novanto mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas surat dakwaan yang dibicarakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. Kuasa Hukum Setnov beralasan ada sejumlah fakta yang tidak dimuat dalam surat dakwaan tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)